-
Tampilkan postingan dengan label Biologi Sel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi Sel. Tampilkan semua postingan
Jumat, Juni 28, 2013
Kamis, Mei 02, 2013
SEJARAH PERKEMBANGAN BIOLOGI SEL DAN MOLEKULER
Sejak
dulu telah dikemukakan bahwa hewan maupun tumbuh-tumbuhan tersusun atas unsur-unsur
yang selalu terulang dalam tubuh mahluk hidup. Pendapat ini kemudian berkembang
dengan ditemukannya alat-alat optik yang sangat membantu perkembangan
penelitian-penelitian biologi sel. Akhirnya, dengan melalui
penelitian-penelitian lebih lanjut dapat disimpulkan bahwa sel merupakan
struktur dasar dan unit fungsional dari mahluk hidup.
Perkembangan Biologi sel dan Biokimia
Perpaduan antara biologi sel
dan biokimia sekarang dikenal sebagai sitokimia yang sebenarnya merupakan
perpaduan metode ilmiah antara biologi sel dan kimia, biokimia dan
fisiko-kimia.
Penelitian biokimia yang
dilakukan Fisher dan Hofmeister pada tahun 1902 mendapatkan bahwa molekul
protein mengandung asam amino yang terkait dalam ikatan peptid. Miescher (1869)
dan Kossel (1891) dalam peelitiannya berhasil mengisolasi asam nukleus yang
diduga memegang peranan penting pada sintese protein dan dalam proses
pembelahan sel.
Selasa, April 30, 2013
Perkembangan Biologi Sel dan Fisiologi
Pada mulanya penelitian tentang
sel hanya dilakukan pada sel-sel mati yang diwarnai untuk melihat bagian-bagian
sel yang ada. Baru pada taun 1899 perhatian para ahli beralih untuk mempelajari
sel-sel hidup tentang gerakan-gerakan yang terjadi dalam sel seperti gerak
amoeboid, siklosis, gerakan cilia, gerakan flagella bahkan gerak kontraksi
sel-sel otot dapat diamati pada tingkat seluler. Pada akhir abad XIX, Overton
mengemukakan teori tentang membran sel yaitu bahwa membran sel merupakan
selaput tipis yang terdiri dari bahan lipoid. Michaelis kemudian membuat model
membran sel untuk mempelajari aliran substansi atau bahan-bahan melewati
membran sel. Dengan penemuan ini, berkembang pewarnaan sel pada sel yang masih
hidup dengan memanfaatkan pengetahuan tentang sifat membran sel dalam hal
permeabilitasnya.
Perkembangan Biologi Sel dan Genetika
Dengan adanya penemuan Virchow
tentang “omnis cellula e cellula”
pada tahun 1858, ini berarti bahwa sel mempunyai kemampuan untuk berkembang
biak atau membelah dengan menghasilkan sel baru yang mempunyai sifat yang sama
dengan induknya. Jadi jelas bahwa ada faktor-faktor yang diturunkan oleh sel
induk kepada sel anaknya/ keturunannya.
Menurut Wilson, sifat menurun
akan muncul sebagai konsekuensi adanya kontinuitas genetik dari sel melalui
pembelahan.
Langganan:
Komentar (Atom)
