PENDAHULUAN
Pada
hampir semua mahluk hidup suatu generasi baru dimulai dari suatu telur yang
telah difertilisasi (dibuahi), atau zigot yaitu suatu sel
hasil penggabungan dari sel induk betina dan sel induk jantan, dimana
masing-masing induk berperan dalam menentukan sifat-sifat individu baru yakni
dalam hal ukuran, bentuk, perlengkapan fisiologis dan pola perilakunya. Pada
proses perkembangan manusia melalui berbagai tahap yang dimulai dari
gametogenesis pada masing-masing induk, dimana induk jantan mengalami
spermatogenesis (proses pembentukan sperma), dan induk betina mengalami oogenesis
( proses pembentukan ovum). Setelah terjadi vertilisasi (proses peleburan
dua gamet sehingga terbentuk individu dengan sifat genetik yang berasal dari
kedua induknya) maka akan terbentuk zigot. Zigot akan mulai membentuk suatu organisme
yang multiseluler yang dilakukan dengan proses-proses pembelahan. Pembelahan
awal yang terjadi disebut sebagai blastulasi dimana sel yang merupakan
hasil fertilisasi antara dua induk mengalami pembelahan menjadi 2, 4,8, 16, 32,
64, 128, 256, dsb.